Aku mulai mengerti,
bahwa caramu bertahan di dunia ini tidak selalu lewat cerita.
Kadang lewat diam.
Kadang lewat bekerja.
Kadang lewat memastikan semuanya tetap berjalan, meski perasaanmu sendiri harus menunggu.
Aku tahu, tidak mudah memikul banyak hal sendirian.
Tanggung jawab.
Pikiran.
Hal-hal besar yang tidak bisa dijelaskan dengan kalimat pendek.
Mungkin karena itu kamu memilih tidak banyak bertanya.
Bukan karena tidak peduli,
tapi karena energimu terbagi ke banyak arah yang tidak terlihat orang lain.
Aku juga mulai paham,
bahwa bagimu kedekatan tidak selalu berarti kata-kata panjang.
Kadang cukup hadir.
Kadang cukup melakukan sesuatu tanpa perlu dijelaskan.
Dan aku ingin kamu tahu satu hal penting,
Aku tidak datang untuk menuntutmu berubah.
Aku tidak ingin menarikmu keluar dari caramu bertahan.
Aku hanya ingin berjalan di sampingmu, dengan langkah yang tidak membuatmu merasa dikejar.
Kalau ada hari-hari kamu memilih diam,
aku mengerti itu caramu menenangkan diri.
Kalau ada waktu kamu tidak tahu harus berkata apa,
aku tidak menganggap itu penolakan.
Aku belajar melihatmu apa adanya.
Bukan dari apa yang tidak kamu katakan,
tapi dari apa yang tetap kamu lakukan.
Dan di sini, aku hanya ingin kamu merasa aman
bahwa dipahami tidak selalu berarti harus menjelaskan semuanya.
Bahwa kamu boleh jadi dirimu, tanpa harus membuktikan apa-apa.
Aku ada.
Tanpa mendesak.
Tanpa menunggu janji.
Tanpa menafsirkan diam sebagai jarak.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar