Sabtu, 27 Desember 2025

Gelombang Malam, Rindu yang Diam

Malam ini… rindu datang tanpa permisi.
Seperti ombak yang lembut, tapi terus menekan ke tepian hati. Aku ingin merasa hangat, dekat, seperti selimut yang menenangkan di malam yang dingin. Aku ingin berbagi momen kecil yang membuat hari ringan, tawa yang sunyi, secangkir minuman hangat, sentuhan yang menenangkan.

Aku ingin menumpahkan semuanya, tapi aku menahan sedikit. Aku belajar bahwa merasakan rindu itu wajar, menangis itu wajar, tapi menjaga diriku sendiri adalah keberanian.

Aku memeluk bantal, menulis di notes, menarik napas panjang, dan membiarkan gelombang itu surut perlahan. Aku sadar, merasakan semuanya, menulisnya, dan tetap hadir untuk diriku sendiri bukan kelemahan.

Rindu ini valid. Aku ingin kedekatan itu terasa, meski tidak selalu bisa dijawab. Dan malam ini, aku memeluk diriku sendiri, karena itu pelukan yang paling menenangkan hati.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar