Selasa, 21 Oktober 2025

Tanganku Bergetar Hebat


Tanganku bergetar hebat setelah kejadian itu.
Segelas air yang disuguhkan pun tak bisa kupegang dengan benar.
Lucunya, aku memang sedang lapar atau haus, ditambah kejadian itu buatku terkejut 
Aku butuh tenang. Tapi tubuhku menolak untuk ikut tenang.

Semuanya terjadi begitu cepat. Sekejap saja.
Dan ini bukan pertama kalinya.
Ada rasa cemas yang tak bisa dijelaskan—mungkin terlalu kuat, tapi aku harus tetap terlihat baik-baik saja.
Katanya, orang yang tampak tenang belum tentu tak sedang berperang.

Aku duduk di pinggir jalan setelah ditolong oleh seseorang yang bahkan tak kukenal.
Aku hanya ingat, terakhir kali kulihat baterai ponselku tinggal 3% dari tempat terakhir kami duduk. Lima menit yang lalu.
Dan entah kenapa, lima menit itu terasa seperti lima tahun. Pikiranku cukup kacau. Seoang bapak2 di sana, menginstruksikan aku untuk menelpon rumah aku menelpon adikku. Tapi, tak ada jawaban.
Aku menatap layar, berharap ponselku tidak mati sebelum aku sempat mengirim satu pesan terakhir atau diangkat tlp oleh skapaun. 
Satu kalimat sederhana dikepalaku, klo dijawab aku mah kirim “Jemput aku.” terus menangis. Hahahah. 

Tapi yang datang bukan jawaban, melainkan sunyi.

Biasanya, orang pertama yang kukabari adalah Eka (rekan kerjaku dan Mas Gondrong (Bej) teman-teman dekatnya memanggilnya (tempatku selalu mengeluhkesahkan semua hari-hariku terkahir sebulan yang lalu). 
Tapi kali ini, aku memutuskan untuk tidak menghubungi Eka, sebentar lagi dia menikah, aku harus belajar mandiri mengingat nanti akan banyak keterbatasan dalam komunikasi. 

Aku memuruskan untuk kirim pesan ke Ay dan Bej, namun keduanya diam.
Dan dalam diam itu, aku belajar lagi tentang arti menunggu.
Menunggu jawaban, menunggu kepastian, menunggu seseorang datang dan berkata,
“Sudah, kamu aman sekarang.”

Sementara itu, aku tetap di sana—sendirian tapi sadar.
Ada hal-hal yang tak bisa kita kendalikan, selain cara kita menenangkan diri.
*foto diatas yang nabrak aku. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar