Hari ini aku menulis untuk diriku sendiri.
Aku tidak tahu harus mulai dari mana, tapi aku ingin jujur. Belakangan ini aku merasa sangat lembut, mudah tersentuh, mudah menangis, mudah rindu. Seperti ada bagian di dalam diriku yang sedang terbuka pelan-pelan, dan aku tidak ingin menutupnya lagi.
Aku sadar, aku sedang belajar memilih diriku sendiri. Itu tidak mudah. Ada rasa sayang yang masih tinggal, ada kenangan yang masih hangat, ada harapan kecil yang kadang muncul tanpa diminta. Tapi di saat yang sama, ada bagian lain dari diriku yang ingin hidup dengan lebih tenang, tanpa harus menunggu, tanpa harus menebak-nebak, tanpa harus kuat sendirian terus.
Aku tidak marah pada siapa pun. Aku juga tidak menyesal. Aku hanya sedang belajar memahami diriku yang dulu, yang sering menahan, yang sering mengalah, yang sering berharap diam-diam.
Aku ternyata hanya ingin ditemani. Bukan diselamatkan. Bukan diperebutkan. Hanya ditemani.
Aku ingin suatu hari ada seseorang yang melihatku lelah, lalu berkata pelan, “Sini, kita jalan pelan-pelan saja. Tidak perlu sendirian.”
Dan lucunya, hari ini aku sadar… Aku juga bisa menjadi orang itu untuk diriku sendiri.
Aku yang sekarang sedang belajar istirahat tanpa rasa bersalah. Aku yang mulai berani mengikuti ritme tubuhku. Aku yang tidak lagi memaksa hati untuk kuat setiap waktu.
Aku tidak tahu masa depan akan seperti apa. Aku tidak tahu siapa yang akan tinggal, siapa yang akan pergi.
Tapi hari ini, untuk pertama kalinya, aku merasa cukup aman berada di dalam diriku sendiri.
Dan mungkin, itu sudah sangat besar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar