Pages

Pages - Menu

Pages - Menu

Minggu, 15 Februari 2026

Hal Kecil yang Ternyata Diingat

Ada hal-hal yang kadang luput dari ingatanku sendiri.

Tentang rumah bibi yang ramai. Tentang suara mesin yang tidak pernah benar-benar berhenti.

Tentang bagaimana sulitnya mencari ruang tenang untuk sekadar bernapas dan bekerja.


Aku bahkan sudah hampir lupa pernah menceritakannya.


Sampai suatu hari, tanpa banyak kata, ia menyebut sesuatu yang membuatku berhenti sebentar.

Seolah ia masih menyimpan detail kecil yang bahkan tidak lagi kusimpan.


Aku tidak langsung menyadarinya.

Baru setelahnya aku berpikir,

“Ah… dia ingat, ya.”


Dan anehnya, hatiku langsung terasa hangat.


Bukan karena kalimatnya panjang.

Bukan karena ada janji apa pun.

Tapi karena ada perhatian yang bekerja diam-diam.


Perhatian yang tidak diumumkan.

Tidak dibesar-besarkan.

Hanya hadir dalam bentuk sederhana: mengingat sesuatu yang pernah aku katakan.


Aku tersenyum sendiri ketika menyadarinya.

Ternyata ada bagian-bagian kecil dari hidupku yang tidak jatuh ke ruang kosong.


Ada yang mendengar.

Ada yang menyimpan.


Aku tidak sempat bilang terima kasih waktu itu.

Mungkin karena momen itu lewat begitu saja.

Atau mungkin karena aku sendiri baru menyadari maknanya belakangan.


Tapi hari ini aku ingin menuliskannya.


Terima kasih, untuk hal kecil yang ternyata kamu ingat.

Hal yang bahkan sempat hilang dari ingatanku sendiri.


Kadang, perhatian tidak datang dalam bentuk kata-kata besar.

Ia datang dalam bentuk sederhana:

mengingat sesuatu yang pernah kita ceritakan, lalu menyesuaikan diri tanpa diminta.


Dan bagiku, itu sudah lebih dari cukup.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar