Pages

Pages - Menu

Pages - Menu

Sabtu, 17 Januari 2026

Belajar Mendengar Tanpa Membela Diri

 

Ada fase dalam hidup di mana aku merasa perlu berhenti sejenak. Bukan untuk menjauh, bukan untuk menghilang tapi untuk mendengar.

Aku menyadari satu hal yang tidak selalu nyaman, niat baik tidak selalu tiba sebagai pengalaman yang baik. Kadang apa yang aku maksudkan sebagai perhatian, bisa terasa berlebihan. Kadang yang aku kira kepedulian, justru terbaca sebagai tekanan.

Bukan karena siapa pun salah. Tapi karena manusia merasakan, bukan hanya mendengar kata-kata.

Di fase ini, aku ingin lebih selaras antara apa yang aku niatkan, dan bagaimana kehadiranku dirasakan orang lain.

Karena itu, aku membuka satu ruang kecil, ruang masukan yang anonim, tanpa kewajiban, tanpa debat, tanpa klarifikasi.

Semua yang dibagikan akan diterima dengan tenang. Tidak untuk mengoreksi siapa pun, tapi agar aku bisa bertumbuh dengan lebih sadar.

Jika kamu pernah berinteraksi denganku, baik it ubekerja bersama, berbincang, atau sekadar saling hadir dan berkenan berbagi pandanganmu, aku sungguh menghargainya.

Jika tidak, itu juga sepenuhnya tidak apa-apa.

Terima kasih sudah membaca sampai sini. Terima kasih jika memilih ikut membantu. Dan terima kasih juga jika memilih diam karena memberi ruang adalah bagian dari menghormati.

Form masukan anonim https://bit.ly/mendengarjujur

Aku sedang belajar mendengar, tanpa membela diri.
Pelan-pelan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar