Pages

Pages - Menu

Pages - Menu

Sabtu, 27 Desember 2025

Gelombang Malam Ini

Malam ini aku merasa kangen.
Bukan kangen biasa, tapi kangen yang meledak, membuat dada sesak, dan mata ingin menangis. Aku ingin dipeluk sampai ke sekedar makan bareng. Aku ingin semua hal kecil yang biasanya membuat hari terasa hangat, tapi malam ini terasa jauh sekali.

Aku ingin menumpahkan semuanya. Aku ingin berkata:
“Adek kangen banget… adek mau dipeluk…”

Tapi aku menahan diri. Malam ini aku belajar satu hal penting: melindungi diri sendiri adalah bentuk cinta yang sesungguhnya. Aku boleh merasakan rindu, boleh menangis, boleh ingin dipeluk. Tapi aku tidak harus menggantungkan keselamatan emosiku pada orang yang tidak siap menanggapinya.

Aku memeluk bantal, menulis di notes, dan menarik napas panjang. Gelombang rindu itu perlahan mulai surut. Aku menyadari: menangis dan mencatat semua perasaan ini bukan kelemahan. Ini cara untuk tetap hadir bagi diriku sendiri.

Malam ini aku belajar bahwa rindu itu valid, kebutuhan akan kedekatan itu wajar, dan menjaga diri dari luka adalah bentuk keberanian. Gelombang ini datang, aku biarkan. Aku merasakannya, aku menulisnya, dan aku tetap di sini… untuk aku sendiri.

Dan malam ini, aku mengizinkan diriku untuk merasakan semuanya, sekaligus tetap aman dalam pelukan diriku sendiri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar